Selasa, 18 Desember 2012

Surat untuk Tuhan




Setitik air mataku terjatuh.. aku berharap ini hanya mimpi buruk.

11/12/12
Pukul 07.45 wita
       Pagi ini aku membaca koran, sejumlah media cetak mengabarkan keadaan kemarin pagi yang terjadi dikampus ku. Dan yang membuat ku terkejut dua orang teman ku di tahan. dengan spontanitas air mataku terjatuh..aaku tak percaya, dan tidak mau percaya bahwa ini nyata. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, mengingat hari hari yang telah kita lewati bersama.. ku ambil selembar kertas di meja ku, ku tulis semua perasaan ku.

“Tuhan, bangunkan aku dari mimpi ini, jangan biarkan ini terjadi padanya, pada orang orang yang aku sayangi.. Tuhan, aku mohon..jangan lakukan ini, jika memang ini menjadi keputusan mu, kuatkan ia, besarkan hatinya untuk menerima pelajaran atau hukuman yang kau berikan..”

       Ku lipat kertas itu dengan airmata yang kian deras dan menaruhnya pada laut, berharap gelombang laut kan membawakannya pada Tuhan..

0 komentar:

Posting Komentar