Friday, June 2, 2010, 6:54:00 PM
Hari ini adalah hari biru yang membuat hati adik ku merasa pilu karena harus meninggalkan kota kelahiraannya. Kini ia di nyatakan lulus SMP dan harus melanjutkan sekolah ke Pulau Kalimantan timur tepatnya di kota Tarakan, tampat di mana seluruh anak sekolah di biayai pemerintah (gratis bagi siswa) dan selain itu nenek ku baru saja di tinggal oleh suaminya (kakek ku) dan ini lah alasan mengapa ia harus meninggalkan sahabat, seseorang yang special, serta… kebahagiaan karena mendapat lingkungan perumahan yang sangat terjaga pergaulannya, untuk menemani nenek ku di pulau tarakan bersama mama ku…
Meskipun dalam pengajian ia jarang sekali hadir setiap malam minggu di lingkungan RT kami, namun ia pandai mengaji dan banyak amalan yang di jalaninya di rumah, ia adalah seseorang yang cerdas namun tidak begitu aktif dalam kegiatan RT kami, jika di bandingkan dengan aku, karena aku lah yang selalu ingin tampil pertama setiap kali acara apapun di lingkungan RT (PeDe ku).
Sekitar akhir Juni 2010 ia akhirnya benar benar pergi meninggalkan kota kelahirannya dan harus memikirkan masa depannya, yaitu sekolah…
hampir sebulan lebih di kota Tarakan banyak sekali prestasi yang telah ia dapatkan untuk mewakili kota tarakan, dan selalu juara 1 atau 2… di bidang pidato bahasa Inggris, Debat bhs inggris tingkat kota, pidato 3 bhsa tingkat provinsi, juara jurnalistik dari puisi 3 bahasa., bahkan sempat terakhir pertengahan 2011 ia berhasil menjabat juara 1 lomba catur putri di kota Tarakan.dan nilai tertinggi di Fisika, kimia, bahasa, matematika dan tak lupa agamanya di hadist dan juz 30 serta sempat menjadi candidat duta wisata kota Tarakan namun berhubung belum cukup umur dengan terpaksa harus di tunda tahun depan.
hampir sebulan lebih di kota Tarakan banyak sekali prestasi yang telah ia dapatkan untuk mewakili kota tarakan, dan selalu juara 1 atau 2… di bidang pidato bahasa Inggris, Debat bhs inggris tingkat kota, pidato 3 bhsa tingkat provinsi, juara jurnalistik dari puisi 3 bahasa., bahkan sempat terakhir pertengahan 2011 ia berhasil menjabat juara 1 lomba catur putri di kota Tarakan.dan nilai tertinggi di Fisika, kimia, bahasa, matematika dan tak lupa agamanya di hadist dan juz 30 serta sempat menjadi candidat duta wisata kota Tarakan namun berhubung belum cukup umur dengan terpaksa harus di tunda tahun depan.
Namun….
ketika musibah itu datang..
semuanya menghapus angan… saat mereka (saudara dari Ibu ku) berlaku tidak adil..
mungkin adik ku memang seseorang yang tidak pandai bergaul atau beradaptasi, namun ia tahu adat kesopanan dan etika.
ia adalah seseorang yang mengatakan segala sesuatunya mengandalkan logika, hadist, dan sedikit dengan perasaan (tergantung keadaan).
ia selalu berbicara blak blakan mungkin bisa di katakan kelebihan ataupun kekurangannya.
ketika musibah itu datang..
semuanya menghapus angan… saat mereka (saudara dari Ibu ku) berlaku tidak adil..
mungkin adik ku memang seseorang yang tidak pandai bergaul atau beradaptasi, namun ia tahu adat kesopanan dan etika.
ia adalah seseorang yang mengatakan segala sesuatunya mengandalkan logika, hadist, dan sedikit dengan perasaan (tergantung keadaan).
ia selalu berbicara blak blakan mungkin bisa di katakan kelebihan ataupun kekurangannya.
kamis, 22/09/2011. jam : 14.45 wita
saat ini cuaca sangat terik dan menyengat, lantas adik ku pun yang baru pulang sekolah ini terburu buru mengejar waktu Zuhurnya dan ia pun menyempatkan diri untuk mandi agar terasa lebih segar setelah ia beristirahat ± 15 menit lamanya sebelum mandi dan shalat. Namun saat ia mandi, tak sengaja matanya terlintas pada sebuah kamera Hp di bawah pintu kamar mandi dan kamera Hp yang mengarah padanya, dengan pintu yang agak longgar di bawah sehingga ada ruang sekitar 10cm dan ada kesempatan (...) ia pun mengenali model hp tersebut yang ia yakini adalah Hp sepupunya sendiri.
lantas ia pun segera meneriaki “hei, siapa itu?” dengan panik, dan tiba tiba terdengar suara gaduh lantai kayu di rumah, seperti suara telapak kaki yang menyentuh lantai kayu dengan tergesa gesa lantas adik ku pun segera bergegas keluar kamar mandi yang ia dapati benar adalah sepupu laki laki kami yang saat ini bisa di katakan sedang masa pubertas, karena ia baru memasuki kelas 1 SMA. Tapi masa pubertasnya bukan lah satu alasan untuk ia berbuat tidak senonoh terhadap saudaranya sendiri atau pun orang lain.
akhirnya adik ku pun mengadu pada mama ku yang juga mamanya (adik ku), lantas mama pun memanggil sepupu kami sebut saja “S” yang terlihat gugup saat di panggil oleh orang tua ku atau tante dari si “S” ini..
mama pun meminta hp yang di tangannya namun ia tidak ingin memberikannya dengan alasan ada beberapa foto yang ingin ia hapus terlebih dahulu dan dengan kepolosan mama ku yang tidak mengerti Hp lalu membiarkan Hp tersebut di biarkan di tangan keponakannya itu si “S”. Dan sedangkan adik ku sedang menangis di kamar merasa di lecehkan lantas nenek ku pun keluar dari kamarnya dan memukul adik ku dengan alasan telah memfitnah cucu kesayangannya, lantas adik ku pun merasa tidak adil akan perlakuan yang di terimanya bahkan Mama ku pun hingga meneteskan air matanya karena ingin membela kebenaran. Mungkin adik ku memang tidak punya bukti yang kuat namun ia dapat menjelaskan bahwa alasan dari si “S” untuk mencuci tangan dengan menggenggam ponsel di tangannya di depan pintu kamar mandi, sedangkan depan pintu kamar mandi tidak ada sumber air yang dapat di gunakan untuk mencuci tangan, lantas jika memang ia ingin mencuci tangan lalu untuk apa ponsel yang ia genggam? Apa ia akan mencuci ponselnya pula? That’s impossible…
beberapa adik dari mama ku pun tetap saja membela anak itu / keponakannya si “S”, mereka mengatakan bahwa adik ku mengada ngada…
jika memang adik ku mengada ngada, untuk apa ia lakukan itu semua?mencari pusat perhatian orang? Bahwa ia adalah korban pelecehan dari saudaranya sendiri?
sambil menangis ia pun memberontak dan mengatakan ke pada orang orang di hadapannya (paman, tante(mama dari si “S”), nenek, serta mamaku.
“dalam Hadist Al Hujurat ayat 12 : wahai orang yang beriman jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan jangan lah kamu mencari cari kesalahan orang lain dan jangan lah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati (bangkai), tentu kamu merasa jijik. Dan bertaqwa lah kepada Allah sesungguhnya Allah maha penerima taubat, penyayang.”
secara leluasa ia pun menerangkan hadist tersebut, namun yang lain tidak menghiraukannya. Atas perlakuan ini ia benar benar tidak habis piker apa yang di pikirkan oleh mereka, mereka sama saja menjatuhkan diri mereka bersama orang yang bersalah ke jurang.
ia hanya ingin menegaskan kebenaran dan ke adilan, ini bukan masalah sepele..ini menyangkut harga diri.. jika mama ku adalah anak dari nenek ku, kenapa nenek harus membedakan mama ku dengan anak anaknya yang lain,bukan kah dalam harim yang sama? dan jika adik ku adalah cucunya pula kenapa harus ada perbedaan seperti ini?, adik ku tidak pernah mengeluh akan pilih kasih dari seorang nenek… ini bukan masalah siapa yang di sayang nenek,, tapi siapa yang benar dan siapa yang salah.
kami bukan mempersolakan siapa cucu yang di sayang atau bukan.. sekali lagi kami hanya ingin kebenaran..
kami juga bukan ingin menagih kasih sayang itu..
“bukan kah kita adalah keluarga kiyai yang vanatik dengan agama kita? Yang juga meyakini bahwa Allah maha adil?, tapi mengapa kalian tidak menunjukan bahwa Allah memang benar benar maha adil?” Tanya ku terhadap mereka yang menjadikan suasana menjadi hening, “ayo.. buktikan kalau memang Allah maha adil.. atau kita tunggu hingga Allah atau kebenaran itu yang menjawab?”
sempat adik ku ingin membawa ini semua ke jalur hukum, dengan melapor kepolisi namun sebelumnya ia bertanya kepada adik mamaku atau paman ku yang tidak memihak terhadap siapa pun “om.. harus kita apakan orang ini?” lantas paman pun menjawab “ya itu terserah kamu, itu hak kamu tapi kalau tidak ada saksi atau bukti itu akan sia sia laporan mu percuma aja..” dan jawab adik ku “jika memang ada saksi, ia tidak akan melakukannya” , namun apalah daya kami.. bukti atau pun saksi tidak ada, karena bukti nya telah lebiih dahulu di hapus.
Rabu, 12/10/2011
dan akhirnya.. Adik ku pun kembali ke kota kelahirannya dengan rasa kecewa yang amat mendalam atas perlakuan saudara sedarahnya itu.
datang dengan kepala tertunduk, karena merasa malu.. bahwa saudaranya sendiri tidak mengerti arti kebenaran atau keadilan.
papa merasa geram, marah besar.. kenapa mereka harus berlaku seperti ini, lantas papa pun berpikir bahwa mama ku yang adalah anak dari nenek ku saja tidak di hargai apa lagi papa ku yang orang lain di dalamnya.
melecehkan, menjatuhkan, dan memporak porakan kebenaran,membuat kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan..
this is my sist...



I MissYou My Sist...
stiap kali ke Tarakan berharap ketemu lo lg... yg gokil, nyebelin, rese, lucu daaan aneh.... lo cantik. hihi
dan w ttp tnggu lo utk mkn mie ayam sambil ngomongin org haha


1 komentar:
ksiannya...
Posting Komentar