Minggu, 23 Oktober 2011

Seorang Pengecut

Sinta, Vivi, Ulva, Mr.Khaerul, Missliliana, Ibu Lala, Heni, Alya, Yusni

26-01-2011
Aku adalah seseorang yang pengecut..
Itulah julukan ku yang baru, karena aku yang t’lah lari dari kenyataan yang pahit dan menyedihkan. Aku berlari sambil meneteskan air mata ku…


03-08-2010 13:37 wib
Ketika itu ia pergi dari kehidupan ku langkahnya terus berlalu, aku mencoba bertahan hidup tanpanya. Berbagai macam cobaan t’lah ku lalui, aku mampu bahkan sanggup menerima semuanya, namun aku terus terjatuh dalam bayang bayang dirinya. Aku merasa lelah dan ingin pergi dari semua ini. Isak tangis dari diri ku pun selalu hadir di setiap malam ku sebelum aku terlelap dari tidur ku.

01-11-2010
Kekecewaan karena di tinggalkan terus hadir namun tidak ingin ku biarkan rasa itu bersemayam di kalbuku  namun apalah daya ku rasa itu t’lah lebih dulu tertanam di hati ku.

07-01-2011
Hingga kini akhirnya saat aku benar benar tidak sanggup membendung kehancurannya perasaan dan jiwa ku, aku pergi meninggalkan semuanya.. yang tersisa hanyalah kenangan indah yang kini menyiksa. Aku pergi tanpa mereka.. sahabat, teman dan kenangan, hal hal yang menyebalkan hingga menyenangkan sekalipun, berharap mendapat kebahagiaan kembali pada ku tanpa bayang bayang dirinya.

26-01-2011
Aku benar benar pengecut karena meninggalkan semuanya hanya karena masalah ku, meski terdengar begitu ringan namun tidak pada kenyataannya yang sangat menyakitkan, aku terlalu takut menghadapi berbagai macam cobaan yang kan menimpa ku nantinya, padahal aku tahu masih banyak teman dan sahabat yang ada bersama ku.
Entah seperti apa nanti tempat ku yang baru..
akan kah aku mampu hadapi masalah baru tanpa sahabat?
Akan kah aku berlari lagi mengulangi sikap pengecut ku? 
Atau kah aku mampu melupakannya?

1 komentar:

Bebek mengatakan...

ini kisah nyata??

Posting Komentar